Berita

Tags

  

"Tudingan Merayu Wanita? Itu Cuma Narasi Pengalihan!" — Keluarga Brigadir Nurhadi Buka Suara

Keluarga almarhum Brigadir Muhammad Nurhadi akhirnya angkat bicara! Mereka membantah keras kabar yang menyebut kematian Nurhadi terjadi karena merayu teman perempuan salah satu tersangka.

 "Itu tudingan tak berdasar! Hanya upaya membelokkan fakta bahwa ini adalah pembunuhan terencana," tegas kuasa hukum keluarga, Genta Tiwikrama.

 Dalam pernyataan tertulis, pihak keluarga menegaskan Nurhadi adalah sosok bersih, disiplin, dan tak pernah terlibat narkoba atau miras. Mereka menyebut tuduhan itu sebagai narasi pengalihan untuk melindungi pelaku.

 Bukti yang dikantongi keluarga:

• Hasil autopsi: Ada tanda-tanda kekerasan

• Screenshot pesan ancaman di ponsel korban

Mereka juga mengecam penerapan Pasal 351 ayat (3) KUHP yang dianggap terlalu ringan. Keluarga mendesak agar kasus ini dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

 Keberatan lain:

• Tersangka ditempatkan di tahanan yang sama

• Dikhawatirkan muncul ‘deal’ di balik layar

• Diminta tes psikologis forensik bagi semua pelaku

Nurhadi meninggalkan istri dan dua anak kecil, termasuk seorang bayi laki-laki berusia 1 bulan.

"Kami minta keadilan. Jangan biarkan k*rban yang sudah tiada justru dibebani stigma yang menyakitkan," tegas Genta.

Keluarga berharap penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.