Gagal Kabur di Bandara, Pengelola Arisan Rp18 Miliar Dicegat Korban.

Tags

Gagal Kabur di Bandara, Pengelola Arisan Rp18 Miliar Dicegat Korban.

Bayangkan sudah siap terbang ke Jepang—koper rapi, tiket di tangan. Namun setibanya di bandara, yang menyambut bukan suasana liburan, melainkan puluhan orang yang menuntut hak mereka. Itulah yang terjadi pada NNS (31), alias Saska J, pengelola grup arisan WhatsApp Twins_SJ. Rencana keberangkatannya mendadak berujung ricuh setelah diduga terlibat dalam pengelolaan arisan online bermasalah dengan nilai fantastis. Peristiwa ini terjadi pada Senin siang (20/4/2026) di Bandara Ngurah Rai, Bali. Bandara yang biasanya menjadi tempat awal perjalanan justru berubah menjadi lokasi konfrontasi. Saska disebut mengelola arisan dengan total dana mencapai sekitar Rp18 miliar, melibatkan kurang lebih 150 anggota. Para korban yang sudah curiga sebelumnya ternyata bergerak cepat. Tanpa koordinasi resmi, mereka berkumpul dan memantau keberadaan Saska di bandara. Bahkan, semacam “pos jaga” dibentuk untuk memastikan yang bersangkutan tidak lolos. Saat Saska tiba, para korban langsung menghadang. Ia belum sempat melakukan proses check-in ketika situasi berubah tegang. Aksi saling dorong hingga keributan fisik tak terhindarkan. Beberapa orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Emosi korban semakin memuncak ketika muncul pengakuan bahwa selain mengalami kerugian finansial, ada juga yang merasa difitnah di dalam grup arisan. Di tengah tekanan, Saska sempat menyatakan bahwa belum ada laporan resmi ke pihak kepolisian. Pernyataan tersebut justru memicu reaksi lebih keras dari para korban. Kasus ini diduga menggunakan pola yang umum terjadi dalam arisan bermasalah: pembayaran awal berjalan lancar untuk membangun kepercayaan, sebelum akhirnya macet saat dana hendak dicairkan. Nilai kerugian yang awalnya diperkirakan sekitar Rp10 miliar kini disebut mencapai Rp18 miliar. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status hukum kasus tersebut. Sementara itu, Saska belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi.